TINGGAL DI RUMAH ATAU MENCARI PENGHIDUPAN: STUDI FENOMENOLOGI PEKERJA PEREMPUAN INFORMAL DI MASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN LOWOKWARU, KOTA MALANG

  • Wahyu Aning Tias PC ISNU Kota Malang
  • Dhana Wardhana Gerakan Pemuda Anshor Kota Malang
Keywords: COVID-19; ekonomi rumah tangga; hidup bahagia; pandemi; pekerja harian; perempuan

Abstract

Latar belakang. Pandemi COVID-19 telah menyebar ke seluruh dunia hingga ke Indonesia. Kota-kota besar di Pulau Jawa telah masuk dalam zona merah tidak terkecuali Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pekerja perempuan informal dengan pendapatan harian bertahan hidup di masa pandemi COVID-19, apakah mereka mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap di rumah dengan konsekuensi tidak memperoleh pendapatan atau tetap beraktifitas dengan resiko tertular COVID-19. Metode. Sebuah riset kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretatif. Lokasi penelitian di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Metode pemilihan sampel menggunankan purposive sampling pada pekerja informal perempuan dengan pendapatan harian dari sektor informal. Jumlah sampel sebanyak 6 orang pekerja perempuan yang berdomisili di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Seluruhnya mewakili kelompok pekerja informal. Metode pengambilan data dengan wawancara terbuka semi terstruktur pada keempat responden.Wawancara juga mentaati panduan The COREQ (COnsolidated criteria for REporting Qualitative data). Semua data direkam, ditulis dan dianalisis dengan pendekatan fenomenologi Van Manen. Hasil. Analisis data meliputi empat tema antara lain : “kehidupan sehari-hari di masa pandemi”, “kebahagiaan selama masa pandemi”, “perlindungan pemerintah terhadap pekerja informal perempuan” dan “reaksi terhadap kebijakan tinggal di rumah”. Kesimpulan. Para pekerja harian dalam menyikapi masa pandemi sangatlah unik. Mereka memiliki cara tersendiri untuk mengatasi masalah ekonomi dan memiliki pandangan sendiri tentang pandemi COVID-19. Memahami situasi mereka akan membantu pemerintah untuk menilai sejauh mana upaya mereka untuk melindungi warganya dan tetap mendapatkan hak-haknya untuk hidup layak.

References

[1] kompas.com. Strain Virus Corona Disebut Mengalami Mutasi di Indonesia [Internet]. 2020. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/08/31/063000465/strain-virus-corona-disebut-mengalami-mutasi-di-indonesia
[2] Worldometer. Coronavirus Cases [Internet]. Worldometer. 2020. p. 1–22. Available from: https://www.worldometers.info/coronavirus/?
[3] Mas’udi W, Winanti PS, editors. Tata Kelola Penanganan Covid-19 di Indonesia : Kajian Awal. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press; 2020. 396 p.
[4] BPS. Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Agustus 2020. Vol. 19. 2020.
[5] katadata.go.id. KDRT Terhadap Perempuan Meningkat Selama Masa Pandemi COVID-19. 2020.
[6] Bradbury-Jones C, Isham L. The pandemic paradox: The consequences of COVID-19 on domestic violence. J Clin Nurs. 2020;29(13–14):2047–9.
[7] Van Manen M. Phenomenology of Practice:meaning-giving methods in phenomenological research and writing. Routledge. 2016. 1689–1699 p.
Published
2021-01-17