HUBUNGAN SEKSUAL PASANGAN USIA SUBUR SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA

  • Sari Kistiana Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional
  • Diah Puspita Sari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional
  • Maria Gayatri Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional
  • Mario Ekoriano Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional
  • Desy Nuri Fajarningtiyas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional
  • Margareth Maya Parulianta Naibaho Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional
  • Aditya Rahmadhony Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional
Keywords: COVID-19, Hubungan seksual, Indonesia

Abstract

Pandemi COVID-19 membawa perubahan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat dengan adanya kebijakan pembatasan sosial. Terfokusnya aktivitas pasangan usia subur di dalam rumah bisa membawa peningkatan ataupun penurunan dalam hubungan seksual. Hubungan seksual tanpa pemakaian kontrasepsi mengakibatkan kehamilan yang tidak diinginkan, mengingat terjadi penurunan dalam pemakaian kontrasepsi saat pandemi. Kehamilan yang tidak direncanakan akan menimbulkan permasalahan kesehatan pada ibu dan anak. Studi ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dalam frekuensi hubungan seksual pada masa sebelum dan saat pandemi COVID-19. Studi deskriptif dengan desain cross-sectional dilaksanakan melalui survei online dengan menyebarkan kuesioner tertutup melalui jejaring media sosial, aplikasi chat dan website kepada wanita kawin usia 15-49 tahun selama bulan Mei 2020. Studi ini berhasil mengumpulkan 24.285 responden dari 34 provinsi. Data yang dikumpulkan meliputi data sosiodemografi seperti kawasan, wilayah tempat tinggal, umur, jumlah anak masih hidup, umur kawin pertama, pendidikan, status pekerjaan, status pekerjaan suami dan pemakaian kontrasepsi. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung frekuensi, persentase, dan tabulasi silang. Hasil survei menunjukkan bahwa secara keseluruhan rata-rata frekuensi hubungan seksual mengalami penurunan dari 2,0 kali dalam seminggu pada masa sebelum pandemi (sebelum Maret 2020) menjadi 1,5 kali dalam seminggu saat pandemi COVID-19. Berdasarkan karakteristik, rata-rata frekuensi hubungan seksual menurun, kecuali pada wanita kawin dengan yang tidak sekolah frekuensi hubungan seksual sebelum dan saat pandemi tetap sama. Pada wanita kawin yang bertempat tinggal di wilayah non Jawa-Bali, berumur 15-34 tahun, belum memiliki anak, bekerja, suami bekerja dan memakai kontrasepsi rata-rata frekuensi hubungan seksual hanya sedikit mengalami penurunan (relatif sama). Walaupun terjadi penurunan dalam frekuensi hubungan seksual, namun perlu waspada kemungkinan terjadinya kehamilan tidak diinginkan, mengingat pada masa pandemi terjadi penurunan pemakaian kontrasepsi. Perlu strategi untuk mencegah angka putus pakai kontrasepsi dengan  mempermudah akses informasi dan pelayanan kontrasepsi.

References

[1] Novira N, Iskandar R, Bahraen R. Persepsi masyarakat akan pentingnya social distancing dalam penanganan wabah Covid-19 di Indonesia. J Kependud Indones. 2020;1(1):27–32.
[2] Badan Pusat Statistik. Hasil Survei Sosial Demografi Dampak COVID-19. Jakarta: BPS; 2020.
[3] Kemenkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kementerian Kesehatan RI 2020.
[4] Chew QH, Wei KC, Vasoo S, Chua HC, Sim K. Narrative synthesis of psychological and coping responses towards emerging infectious disease outbreaks in the general population: Practical considerations for the COVID-19 pandemic. Singapore Med J. 2020;61(7):350–6.
[5] Ibarra FP, Mehrad M, Di Mauro M, Peraza Godoy MF, Cruz EG, Nilforoushzadeh MA, et al. Impact of the COVID-19 pandemic on the sexual behavior of the population. The vision of the east and the west. Int Braz J Urol. 2020;46(Suppl 1):104–12.
[6] Oktriyanto, Amrullah H, Pujihasvuty R, Nasution SL, Puspitasari MD, Puspitawati H, et al. Survei Kondisi Keluarga Pada Masa Pandemi COVID -19. Murniati C, editor. Jakarta: BKKBN; 2020.
[7] Lehmiller JJ, Garcia JR, Gesselman AN, Mark KP. Less Sex, but More Sexual Diversity: Changes in Sexual Behavior during the COVID-19 Coronavirus Pandemic. Leis Sci. 2020;0(0):1–10.
[8] Berdychevsky L, Carr N. Innovation and Impact of Sex as Leisure in Research and Practice: Introduction to the Special Issue. Leis Sci [Internet]. 2020;42(3–4):255–74. Available from: https://doi.org/10.1080/01490400.2020.1714519
[9] Ein-Dor T, Hirschberger G. Sexual healing: Daily diary evidence that sex relieves stress for men and women in satisfying relationships. J Soc Pers Relat. 2012;29(1):126–39.
[10] BKKBN. Survei Pasangan Usia Subur (PUS) 15-49 tahun terhadap Pemakaian Kontrasepsi Pada Masa Pandemi COVID-19. Jakarta; 2020.
[11] Arafat SMY, Alradie-Mohamed A, Kar SK, Sharma P, Kabir R. Does COVID-19 pandemic affect sexual behaviour? A cross-sectional, cross-national online survey. Psychiatry Res [Internet]. 2020;289(April):113050. Available from: https://doi.org/10.1016/j.psychres.2020.113050
[12] Luetke M, Hensel D, Herbenick D, Rosenberg M. Romantic Relationship Conflict Due to the COVID-19 Pandemic and Changes in Intimate and Sexual Behaviors in a Nationally Representative Sample of American Adults. J Sex Marital Ther. 2020;46(8):747–62.
[13] Li W, Li G, Xin C, Wang Y, Yang S. Challenges in the Practice of Sexual Medicine in the Time of COVID-19 in China. J Sex Med [Internet]. 2020;17(7):1225–8. Available from: https://doi.org/10.1016/j.jsxm.2020.04.380
[14] Li G, Tang D, Song B, Wang C, Qunshan S, Xu C, et al. Impact of the COVID-19 pandemic on partner relationships and sexual and reproductive health: Cross-sectional, online survey study. J Med Internet Res. 2020;22(8):1–7.
[15] Schiavi MC, Spina V, Zullo MA, Colagiovanni V, Luffarelli P, Rago R, et al. Love in the Time of COVID-19: Sexual Function and Quality of Life Analysis During the Social Distancing Measures in a Group of Italian Reproductive-Age Women. J Sex Med. 2020 Aug 1;17(8):1407–13.
[16] Yuksel B, Ozgor F. Effect of the COVID-19 pandemic on female sexual behavior. Int J Gynecol Obstet. 2020;150(1):98–102.
[17] Hamani Y, Sciaki-Tamir Y, Deri-Hasid R, Miller-Pogrund T, Milwidsky A, Haimov-Kochman R. Misconceptions about oral contraception pills among adolescents and physicians. Hum Reprod. 2007;22(12):3078–83.
[18] Jacob L, Smith L, Butler L, Barnett Y, Grabovac I, McDermott D, et al. Challenges in the Practice of Sexual Medicine in the Time of COVID-19 in the United Kingdom. J Sex Med. 2020;17(7):1229–36.
Published
2021-01-17