PENGEMBANGAN STRATEGI MEDIA SOSIAL DALAM PENJANGKAUAN PEKERJA SEKS PEREMPUAN UNTUK TES HIV MANDIRI

  • Jessie Olivia Yunus Yayasan Kerti Praja
  • I Gusti Agung Agus Mahendra Yayasan Kerti Praja
  • Pande Putu Januraga Yayasan Kerti Praja
Keywords: media sosial, tes mandiri HIV, tes air liur, pekerja seks perempuan

Abstract

Dalam upaya penanggulangan penularan HIV, sangat penting untuk mencapai target pada kaskade 90-90-90. Pada populasi pekerja seks perempuan (PSP) di Indonesia, ada kebutuhan alternatif tes HIV untuk meningkatkan jumlah PSP yang mengetahui statusnya. Abstrak ini bertujuan untuk melaporkan potensi penggunaan kampanye media sosial (sosmed) dalam mendukung tes HIV mandiri sebagai skrining berbasis komunitas. Randomized community trial tes HIV mandiri pada PSP dilaksanakan di 23 kabupaten/kota Indonesia (15 wilayah intervensi dan 8 wilayah pembanding) menggunakan rekrutmen via sosmed dan pengumpulan data secara daring di wilayah intervensi. Akun penelitian dikembangkan di tiga platform sosmed besar oleh tim digital marketing yang merancang dan memantau performa konten, dan melakukan targeted ads pada populasi target. Posting dan kegiatan lainnya di platform sosial media dilakukan dengan tujuan untuk mengarahkan pengguna sosmed pada halaman pendaftaran di website penelitian untuk disaring kriteria kelayakannya. Konten sosmed juga menjadi materi yang bisa dibagikan oleh petugas lapangan ke jaringan PSP yang dikenal. Partisipan yang direkrut saat penulisan adalah sebanyak 1520. Terdapat 349 partisipan yang mendaftar mandiri melalui website dan 24 (6.9%) diantaranya dinyatakan layak untuk berpartisipasi dalam penelitian. Jumlah pendaftar mandiri meningkat setelah adanya keterlibatan tim digital marketing. Sebelumnya terdapat 42 pendaftar (1 pendaftar yang layak) kemudian meningkat secara signifikan menjadi 307 pendaftar (23 pendaftar yang layak). Rekrutmen melalui sosmed tidak banyak membuahkan hasil karena tidak ada jejak digital yang karakteristik untuk akun PSP, sehingga kesulitan untuk merancang konten dan targeted ads. Namun, peningkatan interaksi di akun sosmed menandakan potensi platform daring sebagai strategi untuk penyuluhan dan testing bagi PSP. Penjangkauan secara daring, pengumpulan data berbasis web, dan pelaksanaan tes yang non-invasif merupakan suatu strategi yang bisa kembali diasah dan diterapkan pada program pencegahan HIV kedepannya.

References

Joint United Nations Programme on HIV/AIDS. UNAIDS Data 2019. Geneva, Switzerland; 2019.
[2] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Estimates and Projection of HIV AIDS in Indonesia 2019-2024. Jakarta: Ministry of Health of the Republic of Indonesia; 2020.
[3] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Draft Laporan Teknis Estimasi Jumlah Populasi Berisiko Terinfeksi HIV di Indonesia Tahun 2020. 2020.
[4] Kalichman SC, Shkembi B, Wanyenze RK, Naigino R, Bateganya MH, Menzies NA, et al. Perceived HIV stigma and HIV testing among men and women in rural Uganda: a population-based study. The Lancet HIV.
[5] Haryawan AG. Stigma still thwarts HIV prevention. The Jakarta Post. 2018.
[6] Centers for Disease Control and Prevention. HIV Stigma and Discrimination 2020 [Available from: https://www.cdc.gov/hiv/basics/hiv-stigma/index.html.
[7] Sambisa W, Curtis S, Mishra V. AIDS stigma as an obstacle to uptake of HIV testing: evidence from a Zimbabwean national population-based survey. AIDS Care. 2010;22(2):170-86.
[8] Golub SA, Gamarel KE. The Impact of Anticipated HIV Stigma on Delays in HIV Testing Behaviors: Findings from a Community-Based Sample of Men Who Have Sex with Men and Transgender Women in New York City. AIDS Patient Care and STDs. 2013;27(11):621-7.
[9] King EJ, Maman S, Bowling JM, Moracco KE, Dudina V. The Influence of Stigma and Discrimination on Female Sex Workers’ Access to HIV Services in St. Petersburg, Russia. AIDS and Behavior. 2013;17(8):2597-603.
[10] Hargreaves JR, Busza J, Mushati P, Fearon E, Cowan FM. Overlapping HIV and sex-work stigma among female sex workers recruited to 14 respondent-driven sampling surveys across Zimbabwe, 2013. AIDS Care. 2017;29(6):675-85.
[11] Platt L, Elmes J, Stevenson L, Holt V, Rolles S, Stuart R. Sex workers must not be forgotten in the COVID-19 response. The Lancet. 2020;396(10243):9-11.
[12] The Joint United Nations Programme on HIV/AIDS. COVID-19 impacting HIV testing in most countries 2020 [Available from: https://www.unaids.org/en/resources/presscentre/featurestories/2020/october/20201013_covid19-impacting-hiv-testing-in-most-countries.]
[13] Stephenson R, Freeland R, Sullivan SP, Riley E, Johnson BA, Mitchell J, et al. Home-Based HIV Testing and Counseling for Male Couples (Project Nexus): A Protocol for a Randomized Controlled Trial. JMIR Res Protoc. 2017;6(5):e101.
[14] Stephenson R, Metheny N, Sharma A, Sullivan S, Riley E. Providing Home-Based HIV Testing and Counseling for Transgender Youth (Project Moxie): Protocol for a Pilot Randomized Controlled Trial. JMIR Res Protoc. 2017;6(11):e237.
[15] Broady T, Power C, Mao L, Bavinton B, Chan C, Bambridge C, et al. Gay Community Periodic Survey: Sydney 2019. Sydney: Centre for Social Research in Health, UNSW Sydney; 2019.
[16] Bavinton B, Mahendra I, Law M, Kaldor J, Ae G, Januraga PP. Study report: Survei Kesehatan Seksual Indonesia 2018. Bali, Indonesia2019.
[17] Callander D, Newman C, Holt M, Rosenberg S, Duncan D, Pony M, et al. The Complexities of Categorizing Gender: A Hierarchical Clustering Analysis of Data from the First Australian Trans and Gender Diverse Sexual Health Survey. Transgender Health. 2020.
[18] Cunningham S, Sanders T, Scoular J, Campbell R, Hill K, Valentine-Chase M, et al. Behind the Screen : Commercial Sex, Digital Spaces and Working Online, Technology in Society. Technology in Society. 2018;53:47-54.
[19] Sanders T, Scoular J, Campbell R, Pitcher J, Cunningham S. Internet Sex Work: Beyond the Gaze2018.
Published
2021-01-17