ANALISIS PENINGKATAN PENCARIAN INFORMASI KESEHATAN ONLINE DAN e-HEALTH LITERACY MASYARAKAT DI KOTA PADANG (STUDI KASUS:PANDEMI COVID-19)

  • Annisa Wahyuni Universitas Andalas
  • Rima Semiarty Universitas Andalas
  • Rizanda Machmud Universitas Andalas
Keywords: e-Health Literacy; Informasi; Kesehatan; Masyarakat; Padang; Pencarian

Abstract

Perkembangan literasi kesehatan saat ini menjadi sangat penting untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi situasi darurat seperti wabah COVID-19 yang memerlukan tindakan pencegahan dan penanggulangan cepat dan tepat. Akses masyarakat terhadap internet sebagai salah satu platform berperan dalam membentuk sikap dan memengaruhi tingkat e-health literacy. Data survei APJII tahun 2018, pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun 2017 sebesar 143,26 juta jiwa menjadi 171,17 jt  jiwa (65,8%) dari total penduduk 264,16 jt jiwa. Provinsi Sumatera Barat peringkat ke 2 dalam pengguna internet sebesar 2,6% dan jumlah penduduk terbanyak  jiwa berasal dari kota padang, 950.871 jiwa. Penulis tertarik untuk melihat perilaku pencarian informasi kesehatan secara online dan faktor yang berpengaruh terhadap e-health literacy masyarakat selama pandemi Covid-19 di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional survey. Penelitian dilaksanakan pada bulan April - Juli 2020. Populasi penelitian adalah masyarakat kota padang dengan jumlah sampel 426 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Berdasarkan hasil analisis univarit, didapatkan rentang usia responden terbanyak 16-24 (49,5%), pendidikan terakhir perguruan tinggi 67,4%, jenis pekerjaan informal 50,7%. Jenis perangkat yang paling banyak  digunakan Smartphone 94,8%, frekuensi menggunakan internet setiap hari mencapai 94,6% dengan menghabiskan waktu lebih dari 4 jam sebanyak 56,6%, jenis informasi yang banyak diakses terkait gejala terinfeksi Covid-19 sebesar 81,5%, sumber terpopuler sosial media 77,2% dan alasan utama memilih sumber tersebut adalah mudah dipahami 71,8%. Responden melakukan konfirmasi kepada ahlinya atau tenaga kesehatan hanya sekitar 44,1%, dengan menunjukkan sangat respon sebesar 34,3%. Hasil analisis bivariat didapatkan tiga variabel yang berhubungan terhadap e-helath literacy yaitu lama waktu menggunakan internet (Pv=0,048), diskusi dengan tenaga kesehatan (Pv=0,023), dan sumber informasi (Pv=0,0002). Hasil analisis multivariat terkait faktor yang paling memengaruhi tingkat e-health literacy adalah diskusi dengan nakes (Pv=0,023). Sebagian besar masyarakat melakukan pencarian informasi kesehatan secara online terkait pandemi Covid-19. Namun, hanya sebagian yang melakukan konfirmasi kepada ahli atau tenaga kesehatan dari informasi yang diperoleh, sehingga perlunya wadah konsultasi atau diskusi online agar masyarakat dapat bersikap positif serta penting mengenali perilaku pencarian informasi kesehatan online guna memfasilitasi dan memperkuat kemampuan masyarakat melalui partisipasi sosial secara kritis dan menjadi garda terdepan dalam mengawal informasi kesehatan.

References

[1] Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. Laporan Surveu Penetrasi dan Profil Perilaku Pengguna Internet Indonesia. APJII.2018.
[2] Wong, D. D. K., Cheung, M. K. 2019. Online Health Innformation Seeking and eHealth Literacy Among Patients Attending a Primary Care Clinic in Hongkong: A Cross-Sectional Survey. Jurnal of Medical Internet Research, 21(3). doi:10.2196/10831
[3] FoxS.Pew.Internet&AmericanLifeProject.2011.HealthTopicsURL:http://pewinternet.org/Reports/2011/HealthTopics.aspx
[4] Fox S, Jones S. Pew Internet & American Life Project. 2009. The Social Life of Health InformationURL:http://www.pewinternet.org/2009/06/11/the-social-life-of-health-information/
[5] McDaid D, Park A. Bupa. 2010. Online Health: UntanglingtheWebURL:https://www.bupa.com.au/staticfiles/Bupa/HealthAndWellness/MediaFiles/PDF/LSE_Report_Online_Health.pdf
[6] Hoving C, Visser A, Mullen PD, van den Borne B. A history of patient education by health professionals in Europe and North America: from authority to shared decision making education. Patient Educ Couns 2010 Mar;78(3):275-281. [doi:10.1016/j.pec.2010.01.015] [Medline: 20189746]
[7] Cline RJ, Haynes KM. Consumer health information seeking on the Internet: the state of the art. Health Educ Res 2001 Dec;16(6):671-692 [FREE Full text] [Medline: 11780707])
[8] Susanto, Anton. 2015. Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Perilau Penggunaan Internet Masyarakat Desa Pasar VI Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Jurnal Penelitian Pos dan Informatika, 5(1), 65-86. p-ISSN: 2088-9402
[9] WebsiteResmiPemerintah.Covid19.go.id. Per 2 April 2020.
[10] Laporan Badan Pusat Statistik Tahun 2019
[11] Laporan Website Resmi Dinas Kesehatan Kota Padang. Situasi Terkini Perkembangan Kasus Covid-19.Per 11 Mei 2020. dinkes.padang.go.id.id.
[12] Lee, Kenneth, et all. 2015. Consumer Use of “ Dr. Google” : A Survey on Health Information Seeking Behaviors and Navigational Needs. Journal of Medical Internet research, 17(12),doi.10.2196/jmr.4345).
[13] Zufferey, M.C, Abraham, A, Sommerhalder, K, Schulz, P.J. 2010. Online Health Information Seeking in Context of the Medical Consultation in Switzerland, doi:10.1177/104973231036804
[14] Yan YY. Online health information seeking behavior in Hong Kong: an exploratory study. J Med Syst 2010Apr;34(2):147-153. [Medline: 20433053
[15] McMullan M. Patients using the Internet to obtain health information: how this affects the patient-health professionalrelationship. Patient Educ Couns 2006 Oct;63(1-2):24-28. [doi: 10.1016/j.pec.2005.10.006] [Medline: 16406474]
[16] Diviani, N, Putte, B.V, Meppelink, C. S, Weert, J. C. M. 2016. Exploring the role of health literacy in the evaluation of online health information: Insights from a mixed methods study. Patient Education and Counseling, xxx (2016), http://dx.doi.org/10.1016/j.pec.2016.01.007
[17] Li F, Li M, Guan P, Ma S, Cui L. Mapping publication trends and identifying hot spots of research on Internet health information seeking behavior: a quantitative and co-word biclustering analysis. J Med Internet Res 2015 Mar 25;17(3):e81[FREE Full text] [doi: 10.2196/jmir.3326] [Medline: 25830358]
[18] Nguyen A, Mosadeghi S, Almario CV. Persistent digital divide in access to and use of the Internet as a resource for health information: results from a California population-based study. Int J Med Inform 2017 Jul;103:49-54. [doi: 10.1016/j.ijmedinf.2017.04.008] [Medline: 28551001]
[19] Hu X, Bell RA, Kravitz RL, Orrange S. The prepared patient: information seeking of online support group members before their medical appointments. J Health Commun 2012;17(8):960-978. [doi: 10.1080/10810730.2011.650828] [Medline:22574697]
[20] Loan, L.A ., Parnell, T.A ., Stichler, J.F., Boyle, D.K., Allen, P., VanFosson, C.A ., Barton,A .J., 2018. Call for action: nurses must play a critical role to enhance health literacy. NursingOutlook66(1),97–100.doi:10.1016/j.outlook.2017.11.003
[21] G. Eysenbach, C. Kohler, How do consumers search for and appraise health information on the world wide web? qualitative study using focus groups, usability tests, and in-depth interviews, Br. Med. J. 324 (2002) 573–577, doi: http://dx.doi.org/10.1136/bmj.324.7337.573.
[22] A.J.Flanagin, M.J. Metzger, The role of site features, user attributes, and information verification behaviors on the perceived credibility of web-based information, New Media Soc. 9 (2007) 319–342, doi:http://dx.doi.org/10.1177/ 1461444807075015.
[23] M. Mackert, L. Kahlor, D. Tyler, J. Gustafson, Designing e-health interventions for low-health-literate culturally diverse parents: addressing the obesity epidemic, Telemed. J. E Health 15 (2009) 672–677, doi:http://dx.doi.org/ 10.1089/tmj.2009.0012
[24] Neter, E., Brainin, E., 2019. Association between health literacy, eHealth literacy, andhealth outcomes among patients with long-term conditions: a systematic review.EuropeanPsychologist24(1),68–81.doi:10. 1027/1016- 9040/a000350.
[25] Oyeyemi, Gabarron, &Wynn, 2014) Oyeyemi, S.O., Gabarron, E., Wynn, R., 2014. Ebola, Twitter, and misinformation: adangerous combination? British Medical Journal, 349 g6178. doi: 10.1136/bmj.g6178.
Published
2021-01-17