PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA

  • Budiman STIKES A. Yani
  • Dzul Akmal STIKES A. Yani
  • Asiyami Ranistiya Widyaningrum STIKES A. Yani
Keywords: Penggunaan media social, Perilaku seksual pada remaja, cross sectional

Abstract

Masa remaja merupakan masa pertumbuhan kesehatan reproduksi yang sangat menentukan kualitas kesehatan. Sebagian besar remaja melakukan perilaku seksual pranikah pertama kali terjadi saat usia Sekolah Menengah Atas atau sederajat. Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya perilaku seksual pada remaja adalah penggunaan media sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial terhadap perilaku seksual pada remaja di SMK 45 Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020. Disain studi yang digunakan adalah cross sectional (potong lintang), tempat penelitian di SMK 45 Lembang Kabupaten Bandung Barat. Jumlah sampel penelitian adalah 83 remaja dengan teknik pengambilan sampel melalui random sampling. Variabel dependen penelitian ini adalah perilaku seksual sedangkan variabel independennya adalah penggunaan media social.Cara pengukuran variabel menggunakan kuesioner. Analisis data mengunakan uji kai kuadrat dan uji regresi logistic ganda. Menunjukan sebagaian besar remaja usia 17 tahun (61,4%), seluruhnya menggunan medsos whatsapp (100%), sebagian besar positif keinginan menggunakan WA (75,8%), sebagian besar positif pemanfaatan menggunakan WA (98,8%), sebagian besar positif  intensitas menggunakan WA (75,%), sebagian besar positif pemanfaatan menggunakan WA (98,8%), sebagian besar perilaku seksual ringan (91,6%) dan ditemukan tidak ada hubungan signifikan penggunaan medsos dengan peningkatan perilaku seksual pada remaja. Penggunaan media sosial digunakan oleh remaja dalam memahami materi perilaku seksual pada remaja. Penguatan informasi penting melalui penggunaan media untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang kesehatan reproduksi remaja khususnya mengenai perilaku seksual.

References

[1] Abrori & Qurbaniah, M. 2017.Infeksi Menular Seksual. UM Pontianak Pers. Pontianak.
[2] Amartha, VA, Fathimiyah, I, Rahayuwati, L, Rafiyah, I. 2018.'Pendidikan Kesehatan Mengenai Pencegahan Perilaku Seksual melalui Peningkatan Asertivitas pada Remaja Putri'.Jurnal Universitas Padjadjaran. Vol 1(1)
[3] BKKBN. 2014. Jabar (Masih) Darurat HIV/AIDS dan Seks Bebas. BKKBN. Jawa Barat.
[4] Guttmacher Institute. 2020. Abortion in Asia. Guttmacher Institute. New York.
[5] Landry, M, Tumer, M, Vyas, A, Wood, S. 2017. ‘Social Media and Sexual Behavior Among Adolescents: Is there a link?’.JIMR Public Health and Surveillance.Vol 3(2)
[6] Lisnawati, Lestari, N.S. 2015. ‘Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seksual Remaja di Cirebon’. Jurnal Care. Vol 3(1): 1-8
[7] Newswire. 2013. Hamil Diluar Nikah, Wanita Bandung ini Buang Bayi di Kebun. 25 September. Bisnis Jabar, Bandung, Jawa Barat.
[8] Notoatmodjo, S. 2010. Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasinya. Rineka Cipta. Jakarta.
[9] Novandra, A.S, Puspitasari, N. 2017. 'Hubungan Sikap Pengendalian Diri dalam Penggunaan Media Jejaring Sosial Facebook dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja Usia 15-19 Tahun (Studi di Kelurahan Kapasmadya Baru Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya)'. Vol 12(1)
[10] Oktavia, F.N. 2017. Hubungan Antara Penggunaan Media Sosial dengan Perilaku Seksual Remaja, Skripsi. Univesitas Katolik Soegijapranata, Semarang.
[11] Puspita, IA, Agushybana, F, Dharminto.2019. ‘Hubungan Penggunaan Media Sosial dan Peran Teman Sebaya dengan Perilaku Seksual Berisiko di SMK Kota Surakarta’. Jurnal Kesehatan. Vol 7(3)
[12] Ramadhan, H.N. 2017. ‘Hubungan Media Sosial dengan Persepsi Remaja tentang Kesehatan Reproduksi menurut Wilayah Perkotaan dan Pedesaan di Yogyakarta’. Jurnal Bumi Indonesia. Vol 6(3)
[13] Sari, CW. 2019. 53% Kasus HIV/AIDS di Bandung Barat Berawal dari Seks Bebas. 8 September.Pikiran Rakyat Media Network. Bandung, Jawa Barat
[14] Soetjiningsih, C.H. 2008. Remaja usia 15 - 18 tahun banyak lakukan perilaku seksual pranikah, Disertasi Electronic, Theses & Dissertations. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.
[15] Sarwono, S.W. 2011. Psikologi Remaja Edisi Revisi. Cetakan Keempatbelas. RajaGrafindo Persada. Jakarta.
[16] Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia. 2019. Pemuda Ingin Akses kesehatan Reproduksi. SDKI. Jakarta.
[17] Tjiptaningrum, K. 2009. Hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja dan Pencegahan Perilaku Hubungan Seksual Pranikah pada Siswa SMA di Jakarta, Tesis. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
[18] WHO. 2020. Adding it up: Costs and benefits of meeting the contraceptive needs of adolescents. WHO. Geneva.
Published
2021-01-17