KEPERCAYAAN DAN PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI KALANGAN MAHASISWI DI PERKOTAAN

  • CSP Wekadigunawan Universitas Esa Unggul
  • Devi Angelina Universitas Esa Unggul
  • Namira Sangaji Universitas Esa Unggul
Keywords: Kesehatan reproduksi, remaja, personal hygiene, kesehatan masyarakat

Abstract

Gangguan masalah kesehatan reproduksi di kalangan remaja perempuan makin meningkat. Salah satu penyebabnya adalah pengabaian mereka tentang kebersihan personal (Personal Hygiene) terutama di saat datang bulan (menstruasi). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengetahuan dan budaya yang dianut mahasiswi di perkotaan dan perilaku personal hygiene, yang hasilnya dapat digunakan untuk program intervensi. Disain penelitian adalah Cross Sectional, berlokasi di Jakarta Barat. Populasi sasaran adalah mahasiswi semester pertama sebuah perguruan tinggi di Jakarta, dan sampel berjumlah 69 responden yang didapat dengan simple random sampling. Data dianalisis dengan Analisis Univariat. Uji variabel menggunakan Chi-Square. Hasil Univariat memperlihatkan pengetahuan mahasiswi mengenai kesehatan reproduksi hanya (55.1%) mahasiswi tergolong baik. Yang mempercayai bahwa budaya atau kebiasaan tertentu berkaitan kebersihan diri sejumlah (50.7%). Perilaku kebersihan diri para mahasiswi tergolong baik hanya (36.2%). Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan (PR+0.557, 95%CI:0.288-1.154), kepercayaan budaya (PR=1.115, 95%CI: 0.596 – 2.087) dengan perilaku kebersihan diri (personal hygiene) yang baik. Penelitian ini memperlihatkan bahwa pengetahuan dan kepercayaan tentang kesehatan reproduksi ternyata tidak berhubungan dengan perilaku kebersihan diri. Perilaku menjaga kebersihan organ kewanitaan di kalangan mahasiswi di Jakarta ini pun rendah.

References

[1] Ali, TS et al. Are Unhygienic Practices During the Menstrual, Partum and Postpartum Periods Risk Factors for Secondary Fertility?. Journal of Health Population and Nutrition. June;25 (2): 189 – 194.
[2] Anand, E et al. Menstrual Hygiene Practice and its association with Reproductive Tract Infections and abnormal vagina discharge among women in India. Sexual and Reproductive Health Care. Volume 6, issues 4. Desember 2015. Pages:249-254.
[3] Chatterjee, P. Improving Menstrual Hygiene Among Girls in India. A Reflection. The Lancet Child & Adolescent Health. Volume 4, Issue 6, June 2020. Pages 422-423.
[4] Critchley, H et al. Menstruation: Science and Society. American Journal of Obstetrics & Gynecology. November 2020.
[5] Gebreeyessus, GD & Adem DB. Knowledge, Attitude and Practice on Hygiene and Morbidity Status among Tertiary Student: The Case of Kotebe University, Addis Ababa, Ethiopia. Journal of Environmental and Public Health. 29 Aug 2018. Volume 2018. Article ID 2094621.
[6] Imtiaz, KS et al. Practice of Personal Hygiene among Rural Women of a Selected Community in Bangladesh. July 2014. Volume 6. Number 1.
[7] Pavlonic, JM et al. Efficacy and Safety of Erenumab in Women with History of Menstrual Migrain. Journal of Headache Pain. 2020 Aug 3;21 (1) 9.5.
[8] Schulling, KD. Women’s Gynocologic Health. 2011. Jones and Bartlett Publishers. ISBN 9780763756378.
[9] United Nations Population Funds (UNFPA). Sexual and Reproductive Health. 2016. unfpa.org.
[10] World Health Organization (WHO). WHO recommendations on adolescent sexual and reproductive health and rights.2018. ISBN:978-92-4-151460-6
[11] World Health Organization (WHO). Global accelerated action for the health of adolescents (AAHA): Guidance to support country implementation. 2017. Geneva.
[12] World Health Organization (WHO). Challenges in reproductive health research: biennial report 1992-1993. Geneva. WHO. 1994. Page. 186.
Published
2021-01-17