PENGEMBANGAN PURWARUPA APLIKASI IBU HAMIL DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 DI RS HARAPAN INSANI, KALIMANTAN TENGAH DENGAN METODE DESIGN THINKING

  • Ulianto Universitas Indonesia
  • Ede Surya Darmawan Universitas Indonesia
Keywords: Aplikasi ibu hamil, ibu hamil di era covid 19, RS Harapan Insani

Abstract

Di era Covid 19 dimana angka kejadian ibu hamil meningkat sekitar 30% menurut BKKBN Kobar bulan Juli 2020, sedangkan penurunan kunjungan  ke RS Harapan Insani, sehingga terbatasnya ibu hamil membutuhkan informasi mengenai kehamilannya dan bisa merencanakan metode persalinannya, Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan menggunakan aplikasi yang dapat menjembatani ibu dengan RS Harapan Insani dalam mendapatkan informasi tentang kehamilannya dan perencanaan persalinannya. Penelitian ini menggunakan metode design thinking untuk mencari tingkat  kebutuhan informasi ibu hamil dalam menghadapi kehamilannya. Populasi penelitian adalah ibu hamil yang datang ke RS Harapan Insani pada bulan September-Oktober 2020. Sampel penelitian adalah semua ibu hamil yang  berkunjung ke RS Harapan Insani. Tehnik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purpusive sampling yaitu semua subyek yang datang memeriksakan kehamilannya. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan September - Oktober tahun 2020 di RS Harapan Insani. Alat pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuesioner yang diisi oleh responden. Dari 136 ibu hamil didapatkan usia 20 – 35 tahun (78%), Pendidikan SMA sekitar 63,2% dan Pendidikan tinggi sekitar 33,1%, Pekerjaan ibu adalah ibu rumah tangga sekitar 50,7%, kehamilan anak pertama sekitar 54,5 %, walaupun memiliki buku KIA sekitar 82,3%, tetapi yang  sering membaca hanya 54,5%, sumber informasi tentang kehamilannya 93,4% berasal dari media sosial, dan sekitar 89% mengatakan perlu adanya aplikasi yang memudahkan ibu hamil mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Pemilihan aplikasi juga di dasarkan atas isi dari aplikasi yang harus informatif dan edukatif (80,1%), mudah digunakan/di operasionalkan (72,1%), dalam bentuk visual lebih baik sehingga mudah dipahami (58%). Perlunya dikembangkan sebuah aplikasi yang bisa memenuhi kebutuhan informasi ibu hamil tentang kehamilannya, kondisinya dan metode persalinannya.

References

[1] Brown T. Design thinking. Harv Bus Rev. 2008;86(6):84
[2] Hapsari FR, Nuraini N, Wijayanti RA. Efektifitas Pencatatan Pemeriksaan Faktor Risiko Tinggi Ibu Hamil Dalam Menekan Angka Kematian Ibu (Aki) di Wilayah Puskesmas Karang Duren Kecamatan Balung Kabupaten Jember. J Kesehat. 2019;5(2):77–81.
[3] Kalteng express.com, During the Covid-19 Pandemic, Prenancy Rate in Kobar Raides 30 Percent, https://kaltengekspres.com/2020/07/selama-pandemi-covid-19-angka-kehamilan-di-kobar-naik-30-persen/ last published 6 July 2020
[4] Katmini K. Determinan Kesehatan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan dengan Pencapaian Kontak Minimal 4 Kali Selama Masa Kehamilan (K4). J Kebidanan dan Kesehat Tradis. 2020;5(1):29–35.
[5] Murphy MD, Murphy MD. Design Thinking. Landsc Archit Theory. 2016;263–77.
[6] Oktalia J, Herizasyam. Kesiapan Ibu Menghadapi Kehamilan Dan Faktor- Faktor Yang Mempengaruhinya. J Ilmu dan Teknol Kesehat. 2016;3(2):147–59.
[7] Ulwan Fakhri Noviadhista, technologue.id, Sudah Tahu? Kota di Kalimantan ini Jaringannya Sudah 100% Fiber Optik, https://technologue.id/sudah-tahu-kota-di-kalimantan-ini-jaringannya-sudah-100-fiber-optik/amp/ last published 19 Agustus 2017
[8] Yudha Pratomo, Kompas.com, APJII: Jumlah Pengguna Internet di Indonesia Tembus 171 Juta Jiwa, https://tekno.kompas.com/read/2019/05/16/03260037/apjii-jumlah-pengguna-internet-di-indonesia-tembus-171-juta-jiwa. Last published 16 May 2019
Published
2021-01-20