INOVASI PENGUATAN PERAN SATUAN TUGAS PENANGANAN PEREMPUAN DAN ANAK KORBAN KEKERASAN DI KABUPATEN SIGI DAN DONGGALA DALAM UPAYA PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK

  • Mohamad Rizky Sultan Kelompok Perjuangan Kesetaraan Perempuan Sulawesi Tengah
Keywords: Peningkatan kapasitas Satgas PPA Desa;Satgas PPA Desa.

Abstract

Tingginya kasus kekerasan yang dialami oleh perempuan dan anak,baik itu KDRT maupun jenis kekerasan lain dimasa pandemi tidak berbanding lurus dengan respon pelayanan yang diberikan oleh penyedia layanan di masa pandemi ini,dimana hampir semua penyedia layanan membatasi aktivitasnya pada layanan jarak jauh atau memprioritaskan fokus pada pencegahan dan penanganan penularan pandemi. Satgas PPA tingkat desa yang dibentuk sebagai wujud responsif dari tingginya kasus pasca bencana Tsunami, gempa dan liquifaksi yang terjadi pada 28 September 2018 di Sulawesi Tengah dengan maksud menjadi garda terdepan dalam pelayan dilevel grassroot menghadapi tantangan berat dalam keberlanjutan di masa pandemi saat ini. Keterbatasan pengetahuan dalam merespon kasus yang terjadi,serta pemberian layanan kepada penyintas dibawah protokol covid-19 yang masih sangat terbatas menjadi hambatan. Pola pikir dan pengetahuan yang benar ditambah kapasitas yang cukup menjadi modal utama yang harus dimiliki oleh satgas PPA ditingkat desa,sebagai langkah yang tepat dalam upaya menekan tingginya angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak serta perwujudan efektifitas perbaikan dan penyesuaian pelayanan korban dalam masa pandemi covid-19. Penguatan peran Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sigi dan Donggala dalam upaya perlindungan perempuan dan anak dilakukan dengan memberikan pengetahuan dan pelatihan dasar kepada satgas PPA desa baik pengetahuan dasar gender hingga pelatihan kapasitas penanganan terhadap penyintas kekerasan perempuan dan anak dibawah protokol covid-19. diwilayah kabupaten Sigi dan Donggala. Kegiatan Pelatihan Penguatan kapasitas satgas PPA tingkat desa dilakukan dengan Orientasi singkat terkait peran dan fungsi Satgas PPA tingkat desa. Selanjutnya pemberian edukasi terkait dasar-dasar gender serta bentuk-bentuk kekerasan berbasis gender,kemudian pelatihan penanganan kepada penyintas dengan mempertimbangkan protokol pandemi. Serta penyusunan alur pelayanan dan pelaporan di tingkat desa sebagai acuan yang dipakai dari masing-masing satgas PPA di tingkat desa. Peningkatan kapasitas satgas PPA di tingkat desa sangat penting dalam upaya penguatan layanan perlindungan kekerasan berbasis gender khususnya di masa pandemi . Penguatan kapasitas satgas PPA di tingkat desa dilakukan dengan pemberian pelatihan satgas PPA desa,penyusunan alur pelayanan dan pelaporan di tingkat desa sebagai upaya  pemaksimalan koordinasi ke tingkat kabupaten dan provinsi demi menciptakan perlindungan dan penghapusan kekerasan berbasis gender yang lebih komprehensif.

References

[1] Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia nomor 06 Tahun 2017.
[2] Petunjuk teknis Pembentukan Satuan Tugas Penanganan masalah Perempuan Dan Anak di Daerah.
[3] Peraturan Daerah kabupaten Donggala Nomor 05 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Bagi Perempuan dan Anak.
[4] Peraturan Daerah Kabupaten Sigi Nomor 09 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan.
[5] Peraturan Bupati Kabupaten Donggala Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Tatacara Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak.
[6] Peraturan Bupati Kabupaten Sigi Nomor 21 Tahun 2020 Tentang Rencana Aksi Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak Dari Tindakan Kekerasan.
Published
2021-01-17