HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN PENCEGAHAN MALARIA DI PUSKESMAS PERAWATAN KOYA BARAT DISTRIK MUARA TAMI KOTA JAYAPURA

  • Mina Blandina Ayomi Universitas Cenderawasih
Keywords: Ibu Hamil, Malaria, Pencegahan, Pengetahuan

Abstract

Malaria merupakan masalah kesehatan global yang hingga saat ini masih menjadi perhatian pemerintah dan badan kesehatan dunia. Laporan Malaria Dunia (World Malaria Report) menyatakan bahwa malaria masih menjadi penyakit dengan tingkat prevalensi yang cukup tinggi di 106 negara tropis dan subtropis.  Data Malaria pada ibu hamil di Puskesmas Koya Barat pada tahun 2016 terdapat 22 ibu hamil yang positif malaria, tahun 2017 terdapat 13 ibu hamil dan ditahun 2018 terdapat 79. Jumlah kejadian Malaria pada ibu hamil masih tergolong tinggi. Tujuan penelitian ini yaitu  mengetahui hubungan  pengetahuan ibu hamil dengan  pencegahan malaria di Puskesmas Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Dalam melakukan penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian cross sectional studi, dengan jenis penelitian kuantitatif, penelitian dilakukan selama 3 bulan, dengan total sampel ada 54 responden, data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner pengetahuan ibu hamil tentang malaria dan pencegahannya. Data dianlisis dengan analisis univariat dan bivariat untuk melihat  hubungan antara variabel pengetahuan ibu hamil dengan pencegahan malaria. Hasil penelitian menujukkan bahwa umur responden terbanyak ada pada umur  20– 35 tahun 50 orang (92,6%). Pekerjaan  sebagai ibu rumah tangga sebanyak 51 responden (94,4.%). Umur kehamilan terbanyak ada pada  trimester II  yaitu 37 responden (31,5%). Pengetahuan baik sebanyak 29 responden (53%) dan pengetahuan kurang 26 responden (47%). Terdapat Hubungan  yang signifikan antara pengetahuan  ibu hamil  dengan pencegahan malaria di Puskesmas Koya Barat dengan nilai p-value 0.001. Upaya pencegahan  tentang malaria harus tetap dilakukan pada kelompok berisiko  yaitu ibu hamil, agar dapat menurunkankan jumlah kasus malaria dan menurunnya angka kematian ibu melahirkan dan bayi.

References

[1] Badan Pusat statistik Kota Jayapura. Kota Jayapura dalam angka 2020. Jayapura,Papua: Badan pusat statistik Kota Jayapura; 2020
[2] Dinas kesehatan provinsis Papua. Profil kesehatan Provinsi Papua tahun 2017. Jayapura, Papua, Papua: Dinas Kesehatan Provinsi Papua: 2018
[3] Green dan Kreuter. Perencanaan pendidikan kesehatan, sebuah pendekatan diagnostic, Proyek pengemabnagn FKM, Jakarta: Depatermen Pendidikan dan Kebudayaan: 2015
[4] Kementerian kesehatan Republik Indonesia. Wilayah dominan Bebas Malaria, Jakarta: Kemenekes RI: 2018
[5] Kezia Christy, dkk. 2020. Hubungan pengetahuan dan sikap tentang Malaria dengan perilaku pencegahan pada kehamilan pada ibu hamil di desa Muara Siberut dan desa Maillepet, Mentawai, Indonesia
[6] Notoadmodjo S. 2011. Promosi Kesehatan dan Perilaku. Rineka Cipta. Jakarta P.110-167
[7] Notoadmodjo S. 2005. Metode Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta P.185-191
[8] Pusat data dan informasi kementerian kesehatan Republik Indonesia. Info data malaria, Jakarta: Pusat data dan Informasi Kementerian kesehatan Republik Indonesia. 2016. Accesedd 11 November 2020
[9] World Health Organization. World malaria report 2017. Geneva: World Health Organization; 2017. accseed 11 November 2020
[10] World Health Organization. Global technical strategy for malaria 2016-2030 [Internet]. Geneva: World Health Organization; 2015 accseed 11 November 2020
Published
2021-01-17