PENERAPAN DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN DI MASA PANDEMI Covid-19 DI KAMPUNG PAPANGGUNGAN RT 01 RW 12 DESA BUNAR KECAMATAN CIGUDEG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2020

  • Devi Hilmah Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Fenny Raharyanti Universitas Ibn Khaldun Bogor
Keywords: Covid-19 ; informasi; pandemi; pengetahuan; perilaku; protokol kesehatan

Abstract

Penerapan protokol kesehatan untuk penanggulangan Covid-19 terdiri dari fase pencegahan, fase deteksi dan fase respon. Peran dari masyarakat dalam setiap fase sangat dibutuhkan untuk menghindari terjadinya penularan yang lebih banyak. Pemerintah telah mengeluarkan pedoman kesiapsiagaan dalam menghadapi penyebaran Covid-19. Pada masa pandemi Covid-19, Kuliah Kerja Nyata Gagasan Tertulis Mandiri (KKNGTM) dilaksanakan secara daring atau melalui media sosial dan menjaga jarak sosial. Kegiatan KKNGTM ini dilaksanakan di Kampung Papanggungan RT 01 RW 12 Desa Bunar Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor selama satu bulan, tepatnya dibulan September 2020. Dari hasil penyebaran kuesioner secara daring, tercatat 19 warga bersedia berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mahasiswa melakukan KKNGTM ini secara mandiri, seorang diri di lokasi tempat berdomosili. Tujuan dari kegiatan KKNGTM ini untuk mengetahui apakah ada perubahan sebelum dan setelah pemberian informasi kedapa masyarakat mengenai penerapan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19 sedangkan secara khusus tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat terhadap Covid-19, perilaku berjabat tangan, dan perilaku menjaga jarak serta perilaku penerapan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19. Metode pelaksaan kegiatan ini dilakukan dengan 3 tahapan yang pertama yaitu penyebaran kuesioner pretest dan postest sebelum informasi mengenai penerapan protokol Kesehatan dimasa pandemi Covid-19 pada tanggal 15-16 September 2020, tahap yang kedua yaitu pemberian informasi via poster online yang dibagian di whattsAp grup yang dilaksakana selama 5 hari mulai dari tgl 16-20 September 2020, kemudia tahap ketiga yaitu dengan Kembali menyebarkan pretest dan postest setelah diberikan informasi yang dilaksakan pada tanggal 22 September 2020 dengan jeda waktu 2 hari . Hasil dari jawaban kuesioner pengetahuan sebelum pemeberian informasi didapat rerata sebesar 79,87% dan setelah pemberian informasi di dapat rerata sebesar 99,06% . Nilai rerata perilaku masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan sebelum pemberian informasi adalah sebesar 81,06% , sedangkan setelah pemberian informasi rerata sebesar 92,01% . Dengan demikian, disimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan dari hasil pretest dan postest mengenai pengetahuan mengalami peningkatan sebesar 19,19% dan dari hasil pengisian kuesioner mengenai perilaku mengalami peningkatan perubahan perilaku menjadi lenih baik dengan menerapkan protokol Kesehatan sebesar 10.04%. Peneliti merekomendasikan peningkatan pengetahuan dan perilaku berdisiplin pada protokol kesehatan ini tetap dipertahankan bukan hanya saat studi dilakukan.

References

[1] WHO: Word Health Organizing. Novel Corona Virus. (http://who.Int/news/indonesia/novel-coronavirus.
[2] Suni, N.S.P. (2020). Kesiapsiagaan Indonesia Menghadapi Potensi Penyebaran Corona. Pusat Penelitian Badan Keahlian DPRRI, XII (3/1).
[3] Kemenkes : Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2020. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19)
[4] https://en.wikipedia.org/wiki/Covid-19_pandemic_in_Indonesia (2020). Diakses 23 September 2020
[5] https://ppid.bogorkab.go.id/?d=10690&page_title=Peta_Sebaran_Covid-19_Kabupaten_Bogor ( 2020). Diakses 23 September 2020
[6] Wardhani : Whardani, Y.Z.T & krisnani, H. (2020). Optimasilasi Peran Pengawasan Orang Tua dalam Pelaksanaan Sekolah Online di Masa Pandemi Covid-19.
[7] Haryani, T. N., & Hidayat, B. M. R. (2020). Kuliah Kerja Nyata Covid-19 sebagai Agen Informasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Masyarakat. Jurnal Abdidas, 1(4), 242-247.
Published
2021-01-17