PENINGKATAN KAPASITAS PENJANGKAUAN DAN PENDAMPINGAN PENDERITA HIV-AIDS YAYASAN JPC

  • Erlina Puspitaloka Mahadewi Universitas Esa Unggul
  • Ade Heryana Universitas Esa Unggul
  • Reza Hilmy Universitas Esa Unggul
Keywords: HIV/AIDS, kader, komunikasi kesehatan, keterampilan interpersonal

Abstract

Para penderita dengan hiv-aids merupakan salah satu komunitas yang sulit dijangkau
sehingga kader dan relawan kesehatan sebaiknya memiliki kemampuan pencegahan hiv
aids dan pengetahuan kesehatan terkait, serta komunikasi interpersonal yang di atas ratarata. Tugas utama dan terpenting dari kader dan atau relawan kesehatan adalah
menjangkau kelompok masyarakat dengan risiko kesehatan tinggi, serta sulit ditemui oleh petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ketrampilan komunikasi kesehatan secara bertahap terutama healthcare interpersonal speaking speech pada relawan dan kader kesehatan. Penelitian dilakukan dengan metode atau pendekatan capacity building dan PRA (Participatory Rapid Appraissal). Kegiatan pendampingan yang telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2019 dan September-Oktober 2020 selama pandemi covid-19. Kegiatan ini diikuti oleh 20 kader, relawan kesehatan, dan pengurus dari Yayasan Jakarta Plus Center (JPC). Waktu pelatihan selama capacity building 30-45 menit untuk tiap topik, dengan dilakukan presentasi dan role plays dalam komunikasi kesehatan serta komunikasi interpersonal, juga topik tentang pendampingan lapanganditahun 2020 yang lain selama sehari penuh. Metode pengukuran terhadap pemahamankomunikasi interpersonal, dan pengetahuan dilakukan dengan pre-test dan post-test,sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil penelitian dari kegiatan menunjukkan, walaupunsecara statistik cukup berbeda nyata antara pengetahuan peserta saat tes awal dan postakhir, data menunjukkan adanya perbaikan pengetahuan peserta dalam pendampingandan penjangkauan, khususnya komunikasi kesehatan dan komunikasi secarainterpersonal. Perlu tindak lanjut kegiatan penelitian di tahun-tahun berikutnya berupapenelitian terhadap pendampingan lapangan lebih detail tentang komunikasi kesehatan,obat, dan edukasi lapangan dalam komunikasi khusus komunitas bagi pemberdayaan pararelawan dan kader di Yayasan JPC pada masa transisi dan setelah masa pandemi.

References

[1] Astuti A. Hubungan antara dukungan sosial yang diterima dengan kebermaknaan hidup pada ODHA (orang dengan HIV/AIDS). Insight. 2010
[2] Azzahra, M. F., & Muniroh, L. (2015). Pengaruh Konseling terhadap Pengetahuan dan Sikap Pemberian MP-ASI. Media Gizi Indonesia, 10(1), 20–25. Retrieved from https://e-journal.unair.ac.id/MGI/article/view/3121/2278
[3] Besada, D., Goga, A., Daviaud, E., Rohde, S., Chinkonde, J. R., Villeneuve, S., Doherty, T. (2018). Roled Play by Community Cadres to Support Retention in PMTCT Option B+ in Four African Countries: A Qualitative Rapid Appraisal. BMJ Open, 8(3), PMC5875612. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5875612/
[4] Dewi, R., & Anisa, R. (2017). Communication for Cadres at Posyandu Kuntum Mekar (the Phenomenology Study about The Meaning of Communication for Cadres at Posyandu Kuntum Mekar in Jaya Mekar Village, Sub-district Padalarang, Wes Bandung District). In Universitas Muhammadiyah Jakarta (Ed.), The 1st International Conference on Social Sciences (pp. 229–239). Jakarta: Universitas Muhammadiyah Jakarta. Retrieved from https://jurnal.umj.ac.id/index.php/icss/article/view/2329/1947
[5] Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. Laporan Situasi Perkembangan HIV-AIDS & PIMS di Indonesia Januari-Maret 2017. Jakarta; 2017.
[6] Ditjen P2P Kemenkes RI. (2017). Laporan Situasi Perkembangan HIV-Aids & PIMS di Indonesia Januari-Desember 2017. Jakarta.
[7] Fradinasari, A. A. (2017). Penerapan Komunikasi Kesehatan dalam Merubah Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Pekerja Seks Komersial Lokalisasi Dolog (Studi Kasus pada Lokalisasi Dolog Desa Sumberseko Kecamatan Sumberseko Kabupaten Lumajang). Universtas Muhammadiyah Malang. Retrieved from http://eprints.umm.ac.id/37920/
[8] KPAN. Strategi dan Rencana Aksi Nasional 2015-2019 Penanggulangan HIV AIDS di Indonesia Kementerian Kesehatan. Pedoman Pelaksanaan Konseling dan Tes HIV. 74/2014 Indonesia; 2014 p. 1–94.
[9] Mushayabasa S. On the Role of HIV/AIDS Support Groups on Combating New Infections. HIV Aids Rev. 2014;13:109–19
[10] Nurasiah, A., & Marliana, M. T. (2018). Efektivitas Pelatihan Konseling Kesehatan Reproduksi terhadap Peningkatan Kompetensi Kader Posyandu dalam Pelayanan Konseling Pencegahan Kanker Serviks di Kabupaten Kuningan Tahun 2018. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada, 9(2), 34–39.
[11] Purwaningsih, Misutarno, Imamah SN. Analisis Faktor Pemanfaatan VCT Pada Orang Risiko Tinggi HIV/AIDS. J Ners. 2011;6(1):58–67.
[12] Suriyani; Mappeaty Nyorong; Sudirman Natsir. Faktor Pendorong terhadap Pemanfaatan Layanan VCT HIV dan Aids di Kapupaten Jayapura. J Unhas [Internet]. 2014;1(1). Available from: http://pasca.unhas.ac.id/jurnal/files/815d5e625df552218a2e06ba551c78a0.pdf
[13] World Health Organization. (2018). HIV/AIDS. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hiv-aids
[14] Azwar, Saifuddin, Dr, 2010, Sikap Manusia, teori dan pengukurannya, Pustaka Pelajar Press, Yogyakarta
[15] Depkes R.I,2008, Pedoman Kolaborasi HIV/TB, Departemen Kesehatan RI, Jakarta
[16] Dirjen PPPL RI, 2007, Pedoman Nasional Terapi Antiretroviral, panduan tatalaksana klinis infeksi HIV pada orang Dewasa dan remaja, Bhakti Husada, JakartaDurham and Lashley (ed), 2010, The Person with HIV/AIDS, Nursing Perspectives, Springer Publishing Company, New York
[17] Gallant, Joel, MD, MPH, 2010, 100 Tanya Jawab mengenai HIV dan AIDS, PT Indeks, Jakarta
[18] Keputusan Menteri Kesehatan RI, No 1507/ MENKES/SK/X/2005, tentang Pedoman Layanan Konseling, dan Testing HIV/AIDS secara Suka rela
[19] Nasronudin, Putra, S. T.(eds) 2005, Psiko Neuro Imunologi Kedokteran, Gramik, Surabaya
[20] Nursalam, dan Kusumawati, ND 2008, Asuhan Keperawatan pada pasien terinfeksi HIV/ AIDS, Salemba Medica
[21] Piaget, Jean, 2010, Psikologi Anak, Pustaka Pelajar, Yogyakarta
[22] Suryabrata, S., Drs., B.A., M.A., Ed.S., Ph.D., 2011, Psikologi Kepribadian, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta
[23] Syam, Nina W., Hj Dr, Prof., 2009, Sosiologi Komunikasi, Humaniora, Bandung
[24] WHO, 2005, what is the impact of HIV on families?Hen evidence network, Copenhagen, Denmark
Published
2021-01-17